Widget HTML Atas

Tangis Sastra

kelam jelaga membumbung tinggi
menutup angkasa dalam kelam hakiki
takkan ada yang bertahan menghirup nafasnya
karena akan mati dalam siksa

agung sastra tercemari selaksa noktah modernisasi
menggiring hasrat fenomena yang kuat menggagahi
tangis budaya yang tertindih fenomena kiri tiada berarti
memaksa kebersahajaan meliuk tak terperi dalam geliat keramaian yang sepi

Tidak ada komentar untuk "Tangis Sastra"